Review Buku Desain Grafis Indonesia

Ya kali ini saya mengulik buku tentang Review buku tentang Desain Grafis Indonesia.

Ya buku ini diproduksi oleh tim Desain Grafis Indonesia. Mengulik tentang dinamika desain dari sejarahnya sampai pergulatan desain grafis di Indonesia. Menurut saya, buku ini cukup lengkap karena mengulas tentang sejarah serta gaya visual di jamannya masing-masing. Contohnya, sejarah visual sedari jaman purba dan disertakan contoh dan pehaman visual yang jelas.

 

Dari sejarah visual sampai masa kultur visual kontemporer,  buku ini menurut saya sangat jelas membahas tentang dinamika dunia desain dengan rapi. Menurut saya buku ini pantas buat kalangan desainer lokal dikarenakan sumber referensi yang begitu jelas serta pemahaman kata yang begitu simpel menjadikan pemahamannya menjadi mudah dimengerti. Untuk penulisnya sendiri menurut saya ini adalah buku anatomi yang dirancang oleh berbagai penulis yang berpengalaman di dunia desain juga sedari adanya desain grafis di Indonesia yang tau seluk beluk bagaimana Desain itu datang dan berkembang di Indonesia.

Ya itu yang bisa ya ulas, dikarenakan saya juga masih menamatkan buku ini. Terimakasih.

Iklan

Pengalaman

Hai balik lagi sama tulisan Rexy, kali ini saya membahas tentang pengalaman perkuliahan di Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. Oke here we go.

 

Pertama-tama bagaimana saya bisa datang ke kampus swasta satu ini? Kenapa saya memilih untuk berkuliah disini? Apa untungnya saya berkuliah disini?

Oke itu adalah pertimabgan saya sebelum saya memilih kuliah di kampus stikom tercinta ini hahaha. Dengan ekspetasi Surabaya ialah kota metropolitannya Jawa Timur, serta tampilan di media Stikom yang rapi serta menarik, dan tidak lupa dengan akreditasi jurusannya yang saya pilih itu lumayan bagus, dengan predikat “B”.

Ya, akhirnya saya memilih untuk berkuliah disini, berbekal bakat yang tanggung sejak sekolah yaitu menggambar. Haha berlanjut sebelum kuliah ada cerita yang asyik bersama satu angkatan, yaitu ospek prodi. Dengan bertitle Crayon yang berarti Creativity dan Play on, ini. Saya dan teman-teman pasti tertawa-tawa sendiri jika mengingat hal ini, berbagai pengalaman sudah dilewati. Mulai dari diberi masukannya teman satu angkatan saya untuk kompak, sampai mengahadapi konsekuensi yang untuk kami pada saat itu adalah konsekuensi yang sangat berani sekali. Ya saya akui untuk berjalan kompak dengan orang-orang yang asing pada awalnya memang susah, tapi kakak tingkat kami mengingatkannya untuk berjalan kompak terus. Dan apa endingya, perjalanan tak semulus kata-kata kakak tingkat kami. Dengan dinamika personal dari angkatan kami yang bermacam-macam jenisnya. Dengan pandangan tentang angkatan kami yang susah unutk kompak dan semrawutnya angkatan kami. Maka kakak tingkat memberi konsekuensi untuk kami untuk memperbaiki kesalahan kami, angkatan saya bersepakat untuk membuat pameran.

Yang menurut saya itu adalah jalan yang terlalu dini melihat angktan saya masih pada tahap awal memasuki perkuliahan. Tapi apadaya konsekuensi sudah ditentukan. Maka tanggung jawab harus dilaksanakan. Denga berbekal koordinator tim, dan suka rela dan semangat dari teman-teman. Akhirnya pameran pertama angkatan kami bisa terlaksana. Tidak percaya rasanya, dengan mengangkat tema Yours yang merepresentasikan karakter angkatan kami, maka teman-teman saya menampilkan karya yang merupakan identitas mereka.

Trus apa hasilnya? Pameran dinilai gagal, dikarenakan mungkin saya melihat bahwa teman-teman masih kurang kompak, dikarenakan pada saat pengerjaan masih ada teman-teman yang kurang menyatu.

 

Maka meurut saya kesimpulan yang bisa saya ambil ialah, bekerjalah dengan tim, maka pekerjaan akan lebih cepat dan pastinya lebih bagus, karena pemikiran kreatif yang dilandaskan oleh banyak orang bisa menginovasi apa yang dijadikan tujuan oleh team itu sendiri.

 

Sekian tulisan saya kali ini, terimakasih sudah memantau tulisan saya sampai sini, semoga kalian bisa berkuliah disini dan regards!

Paling bahagia

Inginku membeli layang-layang dan memainkannya kembali seperti masa kecil.

 

Ya m asa kecil, Masa paling bahagiaaaaaa nya diriku di bumi ini, zaman masih bisa mempunyai teman yang bisa diajak bermain bola pada saat pulang ngaji, lalu bermain kartu taplek power rangers, dan game yang kaya sekali pada waktu itu haha, musuh terbesarku hanya matematika dan PR sekolah! haha.

Terimakasih mainan dan teman-temanku masa kecilku yang selalu menemani hari-hari cielahhh haha. Ya jujur saja saya sangat bahagia dibanding melihat anak zaman sekarang yang menurut saya kurang begitu mengerti tentang asyiknya mainan zaman saya pada waktu itu.

Ya tapi namanya juga perkembangan zaman tidak bisa ditolak, maka juga dengan kebiasaan anak kecil zaman sekarang yang saya harap bisa berdampak baik untuk kehidupan mereka.

Amin

 

Ayah

Hai, dalam serangkaian tulisan ini saya ingin menceritakan kebanggaan saya, simak ya kalau ada waktu lenggang 🙂

 

Terinspirasi, 1 kata yang mewakili berbagai perasaan dan tindakan.

Dilahirkan dari keluarga yang serba kecukupan, mebuat saya bangga memiliki seorang ayah yang sangat spesial. Dengan segala pengalaman yang dia dapatkan dan tanggung jawab menjaga keluarga dengan sangat baik. Saya rasa ayah saya secara bangga bisa saya jadikan inspirasi untuk saya. Karena saya tahu bagaimana dia berjuang dari 0 hingga sekarang, segala canda tawa tangis haru pahit dan berhasil. Semuanya pantas ayah saya dapatkan karena saya tahu ayah saya sangat pekerja keras, dengan latar belakang sarjana, dari mendaftar PNS di Jakarta, yang ceritanya rela tidur di terminal untuk bisa mendaftar sebagai calon PNS. Lalu ayah saya diterima untuk bekerja sebagai PNS. Dengan bekal itu dan segala bisnis di luar ayah saya bisa menyekloahkan saya di Surabaya sekarang, dengan biaya kuliah yang tidak murah, dan biaya hidup yang tidak sedikit. Dan apa? saya sangat bangga sekali dengan semua perjuangan ayah saya yang taidak bisa ceritakan satu-satu disini karena akan makan waktu dan kata-kata. Tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan betapa….. bangganya saya dengan Ayah saya. Terimakasih Ayah bisa menuntunku sampai sini, suatu hari saya berjanji akan membanggakan kedua orangtua saya.

Terlalu random

Haii balik lagi saya rexy dengan segala tugas saya 😀 . But I’m having fun with this kind of task.

 

Ya kali ini membahas tentang random, yaitu bebas. Maka itu saya ingin membahas tentang suasana di koridor pada hari ini.

 

Hidup. 1 kata ini mewakili berbagai kegiatan di tempat ini. Ya orang-orang saling melakukannya kegiatan masing-masing, ada yang mengerjakan tugas, ada yang membuat susunan project, ada yang bekerja. Berbagai kegiatan dikerjakan disini.

Menurut saya seperti perjalanan yang tiada henti, melakukan hal, dan menemukan sesuatu. Ya meskipun saya masih belum tau arti sesungguhnya dari kehidupan sendiri. Jika saya melihat refleksi dari orang lain, yang saya lihat ialah seperti peatah jawa yaitu, “Urip iku Urup”, yang arti aslinya ialah Hidup itu Menyala yang mempunyai makna  Hidup untuk Menghidupi. Yang bisa saya representasikan sebagai Hidup yang berguna bagi orang lain. Maka dapat saya simpulkan bahwa menurut saya saat ini bahwa hidup itu berguna untuk orang lain. Ya, berguna. Kata yang simpel namun mempunyai arti yang besar. Kata ayah saya bergunalah untuk diri sendiri terlebih dahulu, maka berguna untuk orang lain, lalu bergunalah untuk skala yang lebih besar. Ya semua orang ingin berguna untuk orang lain, meskipun juga saya. Semua orang berhak untuk mencoba lebih baik dan itu apa yang saya lakukan sekarang. Setdah, berat banget kali ini bahasannya dan terlalu random haha

 

Sekian bahasan saya kali ini, maaf jika kata-katanya terlalu susah dimengerti, tapi itu apa yang saya rasakan sekarang. hehe

Jalan-jalan nih

Balik lagi di ceritaku,

Tema kali ini ialah jalan-jalan…

Langung aja ya haha, jujur aja daridulu saya ialah orang yang bisa dikatakan pemalas, malas kesana kesini, apalagi kalau ga begitu penting ya jangan harap sih haha. Sok-sok an banget ya I’m sorry hehehe

Ehm tapi perjalan yang sangat berkesan ialah saat saya dan teman-teman saya melakukan perjalan dari Surabaya menuju Semarang. Terdengar biasa ya..

Eits.. tunggu dulu perjalanan kali ini kita menggunakan kendaraan Vespa! Yap! haha, Vespa klasik lebih tepatnya. Sebuah keputusan yang agak nekat menurut saya jika dilihat dari segi waktu pameran pada waktu itu haha. Ketika teman-teman saya satu angkatan bingung ingin memkai transportasi apa, saya beserta teman-teman seangkatan yang memakai Vespa malah nyantai saja tuh haha. Dikarenakan ada salah satu teman Vespa saya yang lebih mengerti tentang mekanisme mesin khusunya platina, tapi ngomong-ngomong saya dan teman satunya memakai CDI! lah.. “yaudahlah gapapa naik Vespa aja kapan lagi mumpung masih muda, sekalian main-main cuy, santai..”, celetukan saya terhadap 2 teman saya, haha.

Pada awal mulanya sebelum berangkat kita bersiap-siap disalah satu teman saya yang bernama Affan. Setelah semua terkumpul dan akan berangkat, tidak lupa kita membaca doa terlebih dahulu. Jika tulisan saya ini terlihat saya dan teman-teman terlihat agamis sekali, jangan percaya dikarenakan memnjatkan doa saja dilakukan pada hal yang baru segenting ini 😦

Waktu berlalu 4jam, sebelum memasuki Madiun terjadi sebuah insiden. Vespa saya mogok! Aduh ada-ada saja padahal teman-teman sudah menunggu di Semarang. Untung saja pas mogok pada saat itu tidak jauh ada Alfamart. Setelah di cek-cek Vespa saya bukan terkena masalah enteng seperti busi kotor, melainkan terkena masalah pada bagian kelistrikan 😦 . Cukup susah untuk memperbaiki kerusakan ini dikarenakan dibutuhkan membuka kipas mesin yang saya tidak punya alat untuk membuka kipas itu. Waktu menunjukkan pukul 04.00 WIB, saya dan teman-teman berfikir, “Apa ada bengkel jam segini yang sudah buka?”, “Yaudahlah kita tidur dulu sembari menunggu pagi”, celetuk saya yang pada saat itu sudah buntu bingung mau melakukan apalagi, dan ngantuk disebabkan berangkat dari Surabaya sedari tengah malam. Akhirnya kita tidur di Alfamart, pertama kali itu saya tidur di pinggir jalan 😦 .Tapi semua akan berjalan senang-senang saja ketika ada teman yang menghibur.

Lanjut pada keesokan paginya, waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB, Saya dan teman-teman saya sepakat berangkat ke Madiun dengan mendorong Vespa saya, dan mencari bengkel disana. Mencari-mencari akhirnya ketemu salah satu bengkel di perbatasan Madiun. “Alhamdulilah akhirnya ketemu juga”, pada saat di buka bagian kipas dan benar terkena bagian kelistrikannya, lebih tepatnya bagian spull. “yaudahlah bapak ganti saja” balas saya, “Tapi saya ga ada barangnya mas, kalau mau cari kaya gini adanya di kota mas” 😦 . Agak down juga pas bapaknya ngomong gitu, tapi mau gimana lagi dijalani aja lah agar segera mencapai ke tujuan yaitu, Semarang.

Teman saya mulai mendorong lagi menuju kota yang kira-kira berjarak 25 km, jarak lumayan jauh untuk mendorong Vespa Klasik yang bodinya terbuat dari besi 😦 , saat mendorong ada kalanya teman saya bergantian mendorong Vespa saya. Mendorong mendorong dan mendorong akhirnya bisa sampai ke kota. Segera mengeluarkan handphone dan mencari alamatnya.

Setelah mencari alamatnya, akhirnya ketemu! yes!! Tapi tunggu dulu ternyata bengkelnya masih tutup!!!! Hah! Damn man. Disaat waktu yang genting seperti ini, please God. Tidak ada kata lain selain menunggu.

Waktu menunjukkan pukul 11.00, tiba-tiba teman saya berkata “Kayaknya Mami deh”, dan pada waktu yang bersamaan lewatlah mobil yang saya tidak tahu merknya apa, yang jelas seperti offroad lewat di depan saya dengan pengemudi seorang perempuan. Setelah memarkirkan mobilnya ia bertanya, “kenapa ini?”, “mogok buk” bales teman-teman, “kok ngga nelpon aja?”, “lho kita ngga tau bu nomer telponya” jawa kita, “itu!” menunjuk banner di atas bengkelnya. “yah, nggak tau buk” sahut kita hehehe, jujur aja kita masih kondisi belum sepenuhnya sadar dari kengantukan di Alfamart! haha

Selang setelah beres memperbaiki mesin, Mami menyarankan kalau lewat Semarang lebih enjoy lewat sarangan “adem..” katanya.

Skip……. saat kita melalui Sarangan, Jawa tengah.

Jujur ini jalur paling recommended menurut saya, dikarenakan di jalur ini yang ber hawa dingin juga jalan yang meliuk-liuk membuat pengendara roda dua lebih asyik untuk berkendara, haha!

Setelah perjalan yang banyak rintangan membentang haha

Akhirnya kita sampa di Semarang! Yeay!! :DD

Saya tidak menyesalkan perjalanan itu dikarenakan banyak pelajaran yang bisa saya petik tentang perjalanan itu sendiri, yang mana akan kompleks jika saya bahas disini hehe.

Dan poin plusnya yaitu angkatan kami memenangkan suatu penghargaan trophy dari pameran yang dihelat 2 tahun sekali yaitu KMDGI! Sungguh saya sangat senang sekali dikarenakan waktu yang diluangkan sampai saya tidak lulus beberapa mata kuliah (salah satunya mata kuliah Bu Fenty hehe.. maaf ya bu) tidak sia-sia, keringat yang dikeluarkan, pikiran, dan emosi, perasaan senang, bercampur jadi satu pada saat itu.

Intinya Jalan terus pantang mundur dan kerja cerdas!!!

Yapp itu tadi sedikit cerita kacau saya tentang perjalanan saya hehe, terimakasih sudah membaca! :)))

Intro

Hai, namaku Rexy Anggara Priga. Biasanya teman-temanku memanggilku Rexy, namun untuk waktu sekarang (di Surabaya lebih tepatnya), aku dikenal dengan panggilan Sam, haha. Panggilan Sam itu dimulai saat salah satu temanku tahu jika aku berdomisili di kota Malang, dan budaya di kota Malang yang terkenal ialah bahasa “walikan” yang berarti bahasa balikan, sam yang dimaksut ialah “mas”, haha ada-ada saja teman-teman ini.

Oiya berhubung ini intro dan tujuan saya membuat worpress ini sebagai sarana tugas kuliah berupa Copywriting dari Bu Fenty, maka saya akan membahas lebih ke arah tugas ya hehe.  Tema yang diberi Bu Fenty kali ini ialah tentang hobi.

Ehm..

Ngobrol tentang hobi, sebenernya banyak sih, tapi nanggung semua haha.

Sedikit cerita sedari saya SMP suka mendengarkan musik lebih tepatnya “Linkin Park”, ya band itu sungguh membekas di ingatan saya, terutama salah satu lagunya yang berjudul Numb.

Geser ke hobi lainnya sedari SMP yaitu…

Nge-gambar! haha

Iya, sedari SMP saya hobi banget sama nggambar, dulu sih lebih ke doodle gitu, dan tau sendiri masa-masa itu ialah lagi berjaya-jayanya karya Masashi Kishimoto dengan “Naruto”nya. Yap! dulu gambaranku sebelum gambar yang terlalu belajar struktur dan filosofi, saya sempat suka gambar fiksi lebih tepatnya manga seperti Naruto! haha.

Berlanjut ke SMA, saya dan kawan-kawan sempat membuat band bernama “Damncritics”, pada masa itu saya sangat menikmati dengan kawan-kawan saya, dikarenakan band-band an itu asyik! Urus sana urus sini padahal kita masi bisa dibilang pupuk bawang kalau dibanding rekan-rekan teman-teman band yang lainnya saat itu. Hal yang paling mengasyikkan ialah ketika saya bersama teman-teman saya melakukan kegiatan bersama-sama untuk kemajuan bersama. Mebuat Single, bermain di gigs lokal, maupun luar kota. Sungguh, itu hal yang sangat menyenangkan! haha

Dan untuk masa sekarang.. ya.. kuliah

Ehm..

Hobi saya lebih mengarah ke arah Ilustrasi, yaitu saya sangat senang mengekspresikan diri saya ke atas kertas maupun media lainnya seperti kanvas. Hal itu membuat saya berfikir lebih kompleks, dan mengasah cara berfikir saya. Untuk hasil karya saya bisa diliat di Instagram saya yang bernama: @rexy_angga, sedikit promis apasalahnya kan , haha!

Sekaian saja cerita kali ini, terimakasih banyak sudah membaca ceritaku!