Jalan-jalan nih

Balik lagi di ceritaku,

Tema kali ini ialah jalan-jalan…

Langung aja ya haha, jujur aja daridulu saya ialah orang yang bisa dikatakan pemalas, malas kesana kesini, apalagi kalau ga begitu penting ya jangan harap sih haha. Sok-sok an banget ya I’m sorry hehehe

Ehm tapi perjalan yang sangat berkesan ialah saat saya dan teman-teman saya melakukan perjalan dari Surabaya menuju Semarang. Terdengar biasa ya..

Eits.. tunggu dulu perjalanan kali ini kita menggunakan kendaraan Vespa! Yap! haha, Vespa klasik lebih tepatnya. Sebuah keputusan yang agak nekat menurut saya jika dilihat dari segi waktu pameran pada waktu itu haha. Ketika teman-teman saya satu angkatan bingung ingin memkai transportasi apa, saya beserta teman-teman seangkatan yang memakai Vespa malah nyantai saja tuh haha. Dikarenakan ada salah satu teman Vespa saya yang lebih mengerti tentang mekanisme mesin khusunya platina, tapi ngomong-ngomong saya dan teman satunya memakai CDI! lah.. “yaudahlah gapapa naik Vespa aja kapan lagi mumpung masih muda, sekalian main-main cuy, santai..”, celetukan saya terhadap 2 teman saya, haha.

Pada awal mulanya sebelum berangkat kita bersiap-siap disalah satu teman saya yang bernama Affan. Setelah semua terkumpul dan akan berangkat, tidak lupa kita membaca doa terlebih dahulu. Jika tulisan saya ini terlihat saya dan teman-teman terlihat agamis sekali, jangan percaya dikarenakan memnjatkan doa saja dilakukan pada hal yang baru segenting ini 😦

Waktu berlalu 4jam, sebelum memasuki Madiun terjadi sebuah insiden. Vespa saya mogok! Aduh ada-ada saja padahal teman-teman sudah menunggu di Semarang. Untung saja pas mogok pada saat itu tidak jauh ada Alfamart. Setelah di cek-cek Vespa saya bukan terkena masalah enteng seperti busi kotor, melainkan terkena masalah pada bagian kelistrikan 😦 . Cukup susah untuk memperbaiki kerusakan ini dikarenakan dibutuhkan membuka kipas mesin yang saya tidak punya alat untuk membuka kipas itu. Waktu menunjukkan pukul 04.00 WIB, saya dan teman-teman berfikir, “Apa ada bengkel jam segini yang sudah buka?”, “Yaudahlah kita tidur dulu sembari menunggu pagi”, celetuk saya yang pada saat itu sudah buntu bingung mau melakukan apalagi, dan ngantuk disebabkan berangkat dari Surabaya sedari tengah malam. Akhirnya kita tidur di Alfamart, pertama kali itu saya tidur di pinggir jalan 😦 .Tapi semua akan berjalan senang-senang saja ketika ada teman yang menghibur.

Lanjut pada keesokan paginya, waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB, Saya dan teman-teman saya sepakat berangkat ke Madiun dengan mendorong Vespa saya, dan mencari bengkel disana. Mencari-mencari akhirnya ketemu salah satu bengkel di perbatasan Madiun. “Alhamdulilah akhirnya ketemu juga”, pada saat di buka bagian kipas dan benar terkena bagian kelistrikannya, lebih tepatnya bagian spull. “yaudahlah bapak ganti saja” balas saya, “Tapi saya ga ada barangnya mas, kalau mau cari kaya gini adanya di kota mas” 😦 . Agak down juga pas bapaknya ngomong gitu, tapi mau gimana lagi dijalani aja lah agar segera mencapai ke tujuan yaitu, Semarang.

Teman saya mulai mendorong lagi menuju kota yang kira-kira berjarak 25 km, jarak lumayan jauh untuk mendorong Vespa Klasik yang bodinya terbuat dari besi 😦 , saat mendorong ada kalanya teman saya bergantian mendorong Vespa saya. Mendorong mendorong dan mendorong akhirnya bisa sampai ke kota. Segera mengeluarkan handphone dan mencari alamatnya.

Setelah mencari alamatnya, akhirnya ketemu! yes!! Tapi tunggu dulu ternyata bengkelnya masih tutup!!!! Hah! Damn man. Disaat waktu yang genting seperti ini, please God. Tidak ada kata lain selain menunggu.

Waktu menunjukkan pukul 11.00, tiba-tiba teman saya berkata “Kayaknya Mami deh”, dan pada waktu yang bersamaan lewatlah mobil yang saya tidak tahu merknya apa, yang jelas seperti offroad lewat di depan saya dengan pengemudi seorang perempuan. Setelah memarkirkan mobilnya ia bertanya, “kenapa ini?”, “mogok buk” bales teman-teman, “kok ngga nelpon aja?”, “lho kita ngga tau bu nomer telponya” jawa kita, “itu!” menunjuk banner di atas bengkelnya. “yah, nggak tau buk” sahut kita hehehe, jujur aja kita masih kondisi belum sepenuhnya sadar dari kengantukan di Alfamart! haha

Selang setelah beres memperbaiki mesin, Mami menyarankan kalau lewat Semarang lebih enjoy lewat sarangan “adem..” katanya.

Skip……. saat kita melalui Sarangan, Jawa tengah.

Jujur ini jalur paling recommended menurut saya, dikarenakan di jalur ini yang ber hawa dingin juga jalan yang meliuk-liuk membuat pengendara roda dua lebih asyik untuk berkendara, haha!

Setelah perjalan yang banyak rintangan membentang haha

Akhirnya kita sampa di Semarang! Yeay!! :DD

Saya tidak menyesalkan perjalanan itu dikarenakan banyak pelajaran yang bisa saya petik tentang perjalanan itu sendiri, yang mana akan kompleks jika saya bahas disini hehe.

Dan poin plusnya yaitu angkatan kami memenangkan suatu penghargaan trophy dari pameran yang dihelat 2 tahun sekali yaitu KMDGI! Sungguh saya sangat senang sekali dikarenakan waktu yang diluangkan sampai saya tidak lulus beberapa mata kuliah (salah satunya mata kuliah Bu Fenty hehe.. maaf ya bu) tidak sia-sia, keringat yang dikeluarkan, pikiran, dan emosi, perasaan senang, bercampur jadi satu pada saat itu.

Intinya Jalan terus pantang mundur dan kerja cerdas!!!

Yapp itu tadi sedikit cerita kacau saya tentang perjalanan saya hehe, terimakasih sudah membaca! :)))

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s